Kabupaten Banyuwangi merupakan salah satu daerah yang memiliki banyak keseian yang berlandaskan adat dan budaya suku Osing (suku asli banyuwangi) salah satunya adanya barong, namun di era modern ini kesenian barong hanya menjadi tontonan yang dianggap ndeso oleh masyarakat Banyuwangi.
Barong Family Banyuwangi sendiri merupakan komunitas pemuda Banyuwangi yang memperdulikan/ memperhatikan kesenian di Banyuwangi khususnya Barong. Barong Family Banyuwangi dibentuk oleh sekawan pemuda yang mencintai kesenian barong.
Awal mulanya, ada empat pemuda (Linggar, Yamin, Eros dan Andrew) yang memang sudah berteman lama bertemu kembali dalam satu acara kesenian barong. Setelah lama tidak bertemu mereka akhirnya membuat satu perkumpulan diskusi hanya untuk tau informasi kapan dan dimana ada pertunjukan kesenian barong.
Setelah beberapa waktu nonton kesenian barong bersama, muncul rasa penasaran "kenapa sih, anak-anak muda di Banyuwangi ini masih ragu (malu) untuk lihat barong, padahal keren loh." ucap Linggar. Setelah itu muncul ide untuk mengumpulkan pemuda untuk nonton pertunjukan barong bersama. Terciptalah satu grup diskusi yang membahas tentang jadwal kesenian barong yang ada di Banyuwangi. Semakin banyak anggota yang mempunyai visi yang sama akhirnya muncul sebuah ide untuk membuat satu komunitas bernamakan "Barong Family Banyuwangi".
Barong Family Banyuwangi sendiri memiliki makna yang berarti Keluarga yang mempunyai visi untuk membuat kesenian Barong mendunia. Digunakan kata "family" adalah untuk menarik perhatian para pemuda yang ada di Banyuwangi karena saat ini bahasa inggris dianggap trend di kalangan remaja.
![]() | |||
| Logo "Barong Family Banyuwangi" |
Dengan membuat akun instagram (ig) Barong Family Banyuwangi mulai memperkenalkan kesenian barong ke para remaja yang saat ini sedang tergila-gila dengan media sosial dan beberapa remaja mulai berdatangan untuk ikut dalam satu komunitas. Tidak hanya pecinta seni jaranan dan barong saja yang diajak untuk berkumpul, pemain hingga pawang jaranan pun selalu diajak berkumpul untuk memberikan masukan agar komunitas yang masih baru ini tetap eksis mendampingi kesenian Barong itu sendiri.
Sampai saat ini langkah Barong Family Banyuwangi sudah mulai memasuki ranah nasional, salah satunya pada acara Komunitas Pelajar Mahasiswa Banyuwangi Yogyakarta (KPMBY) pada tanggal 4 sampai dengan 9 April 2017 kemarin.
| Kegiatan Barong Family Banyuwangi di Taman Budaya Yogyakarta |
"Kesenian Barong adalah salah satu identitas Banyuwangi yang harus dijaga, kalau remaja saat ini masih malu terhadap suatu kesenian perlahan tapi pasti kesenian itu akan punah, kalau bukan kita (para remaja) siapa lagi yang akan melestarian kesenian ini" ucap Linggar Barlianta (yang saat ini menjabat sebagai ketua Komunitas Barong Family Banyuwangi).





Keblak keblakkk
BalasHapus